RSS

Kasus 8 : Sistem Informasi Eksekutif

11 Des

Setelah pembangunan kantor pusat yang baru dan sebagian besar sistem informasi sudah dikembangkan dan diimplementasikan, Ustadz Ilyas masih saja mengeluhkan tentang informasi yang tersedia untuk dewan pengasuh. Keluhan-keluhan dari Ustadz Ilyas bukan karena sistem informasi yang telah diimplementasikan tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya, tetapi informasi yang tersedia dari berbagai sistem informasi tersebut hanyalah informasi yang terkait dengan sistem informasi tersebut. Sebagai contoh Sistem informasi pendaftaran santri baru hanya dapat menyediakan informasi tentang jumlah santri baru, detil santri baru, jumlah santri baru menurut jenis kelamin, kelompok umur, tingkat pendidikan, dan tingkat ekonomi orangtua saja. Untuk informasi yang lintas bidang sistem informasi tersebut tidak dapat menyediakannya, seperti pengaruh jumlah santri menurut kelompok umur terhadap tingkat pelanggaran santri, atau pengaruh jumlah santri menurut tingkat pendidikan terhadap tingkat pelanggaran santri, dan sebagainya, sehingga informasi tersebut tidak dapat digunakan sebagai bahan untuk membuat suatu kebijakan.
Suatu hari Ustadz Ilyas mengajak anda menghadiri seminar teknologi informasi di Jakarta, di mana pembicara dalam seminar tersebut membahas tentang pentingnya sistem pendukung keputusan dalam suatu organisasi, pembicara yang lain membahas tentang teknik-teknik yang dapat digunakan untuk mengembangkan sistem pendukung keputusan, dan seorang pembicara yang lainnya lagi membahas bagaimana mengelola kinerja organisasi.
Sepulang dari seminar tersebut Ustadz Ilyas meminta anda untuk merancang sistem informasi eksekutif untuk pondok pesantren yang dipimpinnya. Sistem informasi eksekutif tersebut haruslah dapat menampilkan informasi kinerja organisasi, kemudian dari situ dapat diperoleh informasi detil elemen-elemen yang menyusun nilai kinerja organisasi. Dalam menilai kinerja organisasi ada beberapa metode yang dapat digunakan seperti balanced scorecard, activity based costing, total quality management, six sigma, dll.
Tugas anda :

  1. Identifikasikan informasi apa saja yang harus ditampilkan dalam sistem informasi eksekutif, dan rancanglah interfacenya !
  2. Pelajarilah setiap metode yang dapat digunakan untuk menilai kinerja organisasi, kemudian pilihlah salah satu yang menurut anda paling tepat untuk menilai kinerja organisasi di pondok pesantren, dan berikan alasan anda !
  3. Identifikasikan hal apa saja yang dapat digunakan untuk mengukur kinerja organisasi !
 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 11 Desember 2010 in AMIK Ibrahimy, Sistem Informasi

 

Tag: , , ,

One response to “Kasus 8 : Sistem Informasi Eksekutif

  1. ARIF RAHMAN FIKI

    9 Maret 2011 at 16:28

    Assalamu’alaikum wr.wb

    Pak untuk ujian kami yamg mendapat nilai minim, kami mohon diadakan perbaikan nilai ….
    kami sangat mengharap kebijakan bapak untuk bersedia memberikan solusi perbaikan nilai….
    karena kemaren temen-temen pas komentar sangat sulit untuk mendapatkan layanan internet dilingkungan pon-pes sehinga dalam komentar itu kami banyak yang tidak tepat waktu dan sebagian dari temen-temen mengunakan modem flas komen bayank yang gagal terkirim.
    oleh karena itu kami mengharap bapak bersedia memberikan remidi bagi kami yang nilainya minim…
    Wassalamalaikum wr.wb.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: